Sebenernya gw ga tau kenapa gw tiba-tiba beli lipstick ini. Padahal gincu udah numpuk di meja rias dan selama pandemi useless juga pake lipstick karena ketutupan masker, eh lagian juga ga bisa mejeng kemana-mana yakaaaan. Pokoknya tiba-tiba aja gitu ngidam gara-gara liat iklan di instagram yang modelnya Jenny Blackpink, padahal gw juga sama sekali bukan penggemar Korea-korean haha. Jadi lah gw langsung beli dua biji sekaligus karena penasaran. Gw sebenernya jarang banget beli MAC, bahkan udah bertahun-tahun lalu pake MAC dan satu-satunya produk MAC yang gw suka cuma si studio fix powdernya. Setelah banyak bermunculan merk lain yang hits dan lucu-lucu tampaknya MAC lumayan terlupakan gak sih beberapa tahun ini. Secara packaging soalnya mereka cukup boring dibandingin brand-brand lain. Tapi tetap aja MAC punya penggemar setia sendiri, mungkin terutama para Make up Artist ya karena daridulu MAC terkenal dengan produk-produk yang beraneka macem dengan coverage yang cihuy. Nah berbekal ngidam kelas berat ini beberapa bulan lalu gw sampe sengaja bela-belain ke Pondok Indah Mall cuma buat mampir ke MAC doang. Sempet ragu karena mindset dari bertahun-tahun lalu Beauty Advisornya MAC katanya jutek-jutek, tapi ternyata gak juga sih. Gw kesana pake baju cukup gembel dan sendal masih dilayanin kok hehe... Nah sekarang cuss kita bahas yuk tentang MAC Powder Kiss Liquid Lipcolor ini.
Klaim
a liquid lipcolour with a whipped, mousse-like texture that delivers soft-focus moisture-matte, comfortable colour with ten hours of hydration.
Believe it when you feel it. Powder Kiss now includes a Liquid Lipcolour to give you that blurred, high-impact matte look. Experience a weightless kiss of colour delivering ten hours of moisture. Its whipped, mousse-like texture softly and evenly kisses lips with just the right amount of non-settling, non-flaking, comfortable colour. The special blend of vitamin E, powders and emollient properties provides excellent cushion, flexibility, wear and moisture that will leave lips looking and feeling soft and smooth all day. Features an hourglass-shaped applicator that perfectly hugs lips to fill in lines and enhance lips with a smoothing and blurring effect.
- Immediate and 10-hour moisture
- Long-wearing, 10 hours
- Blurs lines and smooths lips
- Soft-focus, blurred-colour effect
- Smooth, stay-true colour, 10 hours
- Fade-resistant, non-settling, non-creasing, non-flaking, non-drying
- Consumer testing on 116 women after one week:
- 95% said it applied smoothly onto lips
- 94% said it left lips feeling soft and smooth upon application
- 92% said it was colour-true throughout wear
- 91% said it left lips feeling moisturized upon application
INGRIDIENTS
Ingredients: Dimethicone, Dimethicone Crosspolymer, Isononyl Isononanoate, Polyglyceryl-2 Triisostearate, Diisostearyl Malate, Tribehenin, Tocopheryl Acetate, Lecithin, Ethylhexyl Palmitate, Isopropyl Myristate, Polyglyceryl-3 Polyricinoleate, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Sorbitan Isostearate, Dehydroacetic Acid, Isostearic Acid, Polyhydroxystearic Acid, Vanillin, [+/- Mica, Titanium Dioxide (Ci 77891), Iron Oxides (Ci 77491), Iron Oxides (Ci 77492), Iron Oxides (Ci 77499), Blue 1 Lake (Ci 42090), Red 6 (Ci 15850), Red 7 (Ci 15850), Red 22 Lake (Ci 45380), Red 28 Lake (Ci 45410), Red 33 Lake (Ci 17200), Yellow 5 Lake (Ci 19140), Yellow 6 Lake (Ci 15985)]
Kita akan breakdown satu-satu ya ntar klaimnya, tapi gw akan bahas dari packagingnya dulu.
PACKAGING
Packagingnya seperti yang gw bahas diatas ya gitu-gitu aja. Frosted tube dengan tutup hitam bahan rubber. Gw suka dengan packagingnya sih, simple dan rubber di bagian tutupnya juga enak untuk dipegang dalam pengaplikasiannya.
Aplikatornya ini yang cukup sering dikeluhkan sama orang-orang nih. Emang aplikatornya unik ya bentuknya hourglass-shaped gitu, yang katanya bertujuan untuk mengisi fine lines di bibir. Tapiiii seperti yang kalian lihat, menurut gw aplikator ini susah banget dikontrol, dia pick up produknya terlalu banyak dan ga bisa dibalikin lagi ke tube nya. Padahal sedikit aja dari produk lipcolor ini udah cukup untuk mengcover seluruh bibir. Jadinya repot sih kadang sayang produknya kebuang, juga untuk ngeratain produk di bibir gw malah lebih nyaman pake bantuan jari. Karena itu aplikator gede banget susah untuk bikin ombre lips yang rapi.
TEKSTUR
Banyak review yang gw baca bilang tesktur lipstick ini juara banget dan ringan. Gw punya pendapat berbeda yah. Menurut gw produk ini cukup “kerasa” di bibir bahkan setelah beberapa jam gw tetep ngerasain sesuatu nongkrong di bibir gw sih. Ga heran karena ingridients utamanya adalah dimethicone yaitu jenis silikon. Jadinya bibir gw langsung kerasa kayak ada lapisan tebel gitu. Mirip sama sensasi kalo pake liquid lipstick yang generasi lama seperti Bourjois Velvet Matte Lipstick yang sempat hits beberapa tahun lalu di awal tren liquid lipstick. Bedanya memang MAC Powder Kiss ini sama sekali ga bikin bibir kering dam ketarik. Hasilnya? Bibir tampak super smooth tanpa kerutan bibir khas liquid lipstick generasi lama. Velvety dan powdery banget memang hasilnya. Sayangnya liquid lipcolor ini anehnya ga bisa ngeset alias kering. Jadi sama aja kayak lipstick bullet biasa. Jadilah dia nempel-nempel di masker dan gelas, gak transferproof sama sekali. Dan ini berpengaruh banget sama ketahanannya. Oiya karena ga ngeset juga, maka aplikasi ombre lips pake produk ini agak susah karena produk ini berpotensi cukup bleber di bibir. Yang tadinya gw apply cuma di bagian tengah dengan seiring waktu ya akhirnya bleber juga ke seluruh bibir.
LONGEVITY
Karena tekturnya yang tetap “basah” dan gak ngeset jadinya menurut gw daya tahannya cukup ambyar dan membuat gw kecewa. Dengan embel-embel liquid lipstick sudah pasti ekspektasi gw cukup tinggi dengan produk ini dan berpikir seperti kebanyakan liquid lipstick produk ini bakal mengering dan transferproof di bibir. Tapi ternyata cukup zonk saudara-saudara. Tanpa makan minum produk ini bertahan cukup lama, bisalah 4-6 jam. Tapi lagi pandemi gini agak ganggu juga kan kalo nempel-nempel di masker.
WARNA
Untungnya, buat gw segala kekurangan diatas dibayar oleh color pay off-nya yang super duper cantik. Both of two colors yang gw beli yaitu Mull it Over dan Devoted to Chili sangat cantik penampakannya di bibir.
Mull it over ini adalah warna yang dijual sebagai favoritnya Jenny Blackpink. Nude dengan pink undertone. Warnanya memang cantik. Sangat warm di bibir, tapi menurut gw juga berpotensi bikin penampakan gigi terlihat lebih kuning ya. Warna ini cocok untuk kamu yang suka warna-warna nude tapi tetap keliatan segar dan ga bikin skin tone jadi kusam.
Devoted to Chili merupakan warna burnt red yang gw suka banget. Gak norak dan ga menor. Masih masuk untuk dipake sehari-hari kalau dipake ombre. Di ombre sama Mull it Over juga jadinya super cakeeeeep.
KESIMPULAN
Sepertinya gw agak bias karena gw kebetulan suka banget dua warna dari lipcolor ini. Tapi emang hampir semua warna yang ditawarkan cakep-cakep banget sih. Untuk klaim yang dijual oleh produk ini sendiri yah cukup dapet sih menurut gw, kecuali untuk long wearingnya karena di gw ga sampe 10 jam produk ini udah gone apalagi ga mungkin 10 jam kita ga makan ga minum kan, kecuali itu lipstick mau lo pake bertapa di hutan. Bikin penampakan bibir smooth sih bener banget, ga ada flaking, ga ada creasing dan yang penting juga produk ini ga bikin bibir kering sama sekali di gw.
Jadi intinya gw tetep suka sih sama produk ini karena warnanya, finishingnya dan karena ga bikin bibir kering. Tapi untuk sebuah liquid lipstick memang produk ini bisa dibilang ga memenuhi ekspektasi gw. Gw juga sempet baca review yang bilang versi lip bulletnya lebih bagus. Ya kalo sama-sama ga nge set dan gak transferproof mungkin emang lebih baik beli versi lipstick biasa aja yah apalagi kedua warna ini memang juga tersedia di veri lipstick bulletnya.
Kalau kamu kira-kira penggemar liquid lipstick apa lipstick bullet yang konvensional nih?
Komentar
Posting Komentar